fbpx

Pernah dengar Adobe After Effect? Padahal kamu bisa jadi sudah melihat hasil olahan aplikasi ini dalam kurun waktu puluhan tahun belakangan!

Kami jamin pasti kamu pernah dengar kata animasi, kan? Nah, animasi merupakan salah satu karya yang diolah menggunakan After Effect!

Dalam artikel ini kami akan membahas banyak informasi bermanfaat tentang Adobe After effect. Mulai dari sejarah singkat tentang After Effect, kegunaannya, cara belajar, hingga estimasi waktu yang dibutuhkan untuk mempelajari After Effect terangkum dalam artikel ini.

Apa Itu Adobe After Effect?

Adobe After Effect adalah perangkat lunak yang digunakan untuk animasi, efek visual, dan pengkomposisian gambar bergerak. Aplikasi ini banyak digunakan untuk pembuatan film, video televisi, dan video web. 

Aplikasi ini digunakan pada proses pasca produksi dan memiliki ratusan efek yang dapat digunakan untuk memanipulasi citra. Aplikais ini memungkinkan penggunaknaya untuk menggabungkan video dan gambar ke dalam adegan yang sama. 

After Effect juga dikenal dengan keserbagunaan nya. Karya yang dihasilkan melalui aplikasi ini juga tersebar dimana-mana. Kamu bisa saja sudah sering melihat hasil olahan aplikasi yang satu ini, hanya saja kamu tidak menyadarinya. Kebanyakan After Effect digunakan untuk membuat konten film animasi, hingga pada beberapa permainan.

Sejarah Singkat

Awalnya After Effect dikembangkan pada tahun 1993. Pengembanga aslinya, Company of Science and Art (CoSA), membuat dua versi dengan beberapa fungsi yang memungkinkan pengguna untuk menggabungkan dan mengubah layer. Versi pertama ini hanya tersedia di komputer macintosh, yang dibuat oleh Apple

Pada 1994, aplikasi ini diakuisisi oleh Aldus dan mengembangkan fitur-fitur yang menakjubkan. Salah satunya adalah fitur multi machine rendering dan blur motion. Hingga pada akhir 1994, Adobe masuk dan mengakuisisi dan masih menjadi pemilik After Effect hingga sekarang.

Kegunaan Abobe After Effect

Selanjutnya mari kita bahas mengenai kegunaan dan apa saja yang bisa dilakukan menggunakan After Effect. 

Pertama, untuk mengolah animasi. Ada banyak cara untuk membuat animasi melalui aplikasi ini. Ditambah lagi aplikasi ini terintegrasi dengan perangkat lunak pihak ketiga sehingga lebih memudahkan serta mengoptimalkan fungsinya. 

Berikut adalah beberapa jenis animasi yang dapat dibuat menggunakan After Effect:

  • Animasi 3D dasar
  • Animasi Vektor 2D
  • Animasi karakter
  • Tipografi Kinetik
  • Animasi mock-up UI/UX
  • Efek visual

Selain itu, After Effect juga dapat digunakan untuk menambahkan efek visual. Bertahun-tahun aplikasi ini diandalkan untuk memanipulasi video dan film untuk menambahkan berbagai efek saat pasca produksi. 

Efek pencahayaan. ledakan, api, asap, penggantian latar belakang menggunakan green screen dapat diolah menggunakan After Effect. Aplikasi ini juga dapat mengimpor data 3D dan membantu kamu dalam hal pengkomposisian. 

Ketiga, untuk membuat desain judul. Layaknya di Photoshop, kamu juga bisa membuat judul yang fantastis menggunakan After Effect. Hal yang menjadikan aplikasi ini lebih unggul ketimbang yang lainnya adalah dapat menganimasikan karakter, kata, ataupun garis sesuai kebutuhan. 

After Effect Vs Premiere Pro

Pada bagian ini kita akan membahas apa perbedaan Adobe After Effect dan Adobe Premiere Pro. Kamu bisa menggunakan keduanya untuk berbagai kebutuhan produksi video, namun tentunya masing-masing memiliki spesialisasi.

After Effect merupakan aplikasi yang dibuat dengan mempertimbangkan efek visual. Adobe After Effect merupakan aplikasi yang sangat baik digunakan untuk mengolah grafik gerak, efek khusus (VFX), efek teks, dan lainnya. After Effect biasanya digunakan pada proses pascaproduksi. 

Sedangkan Premiere Pro merupakan aplikasi khusus untuk pengeditan video. Premiere Pro memudahkan pengeditan video dengan fungsionalitas seperti kliping, pemosisian, transisi, dan judul yang dapat dengan mudah ditambahkan.Premiere Pro bisa juga digunakan untuk menambahkan efek, namun tidak jauh lebih baik dibandingkan After Effect. 

Sebetulnya ini kembali lagi pada kebutuhan dan akan mengolah video dengan kebutuhan seperti apa. Namun beberapa artikel menyebutkan bahwa Premiere Pro membutuhkan waktu yang lebih sedikit bagi pemula untuk memahaminya. 

Berikut 5 keunggulan After Effect daripada Premiere Pro:

    1. After Effect merupakan salah satu program terbaik untuk animator. Animasi menggunakan After Effect dapat membuat kartun literal dengan perangkat lunak, hal ini tidak bisa dilakukan dengan Premiere Pro.
    2. Bila kamu ingin menambahkan efek visual pada video seperti efek ledakan, gerakan, dan lainnya After effect menjadi pemenangnya. 
    3. Baik After Effect ataupun Premiere Pro dapat melakukan video masking. Namun, After effect mungkin lebih banyak presisi, kontrol, dana tools untuk menghilangnya secara frame to frame sehingga hasilnya lebih halus.
    4. Pengguna sama-sama bisa melakukan koreksi warna di Premiere Pro ataupun di After Effect. Namun, After Effect menawarkan koreksi warna yang lebih baik.

 

  • Text animating merupakan ha yang paling tepat bila dikerjakan menggunakan After Effect. Pengguna memiliki kebebasan untuk mengontrol dan menganimasikan setiap elemen dengan leluasa di After Effect. 

 

Kamu ingin tau lebih banyak tentang Premiere Pro? Artikel ini cocok untukmu!

Belajar Adobe After Effect

Bisa dibilang mempelajari aplikasi yang satu ini membutuhkan waktu. Meskipun kamu bisa belajar mandiri melalui berbagai sumber, hal terbaik yang bisa kamu pilih untuk mempelajarinya adalah mengikut kursus. 

Dengan mengikuti kursus, pembelajaran lebih terstruktur. Apalagi bila penyedia kursus memberikan pembelajaran dengan mentor terbaik. Selain padat akan pemahaman, kamu juga bisa belajar lebih banyak langsung dari orang yang expert di bidang tersebut. 

Masih ragu untuk mulai belajar After Effect? Sekarang adalah waktu yang tepat untuk kamu ambil langkah agar tidak semakin kalah bersaing dengan yang lainnya. Berbagai kelas di Pixel Ninja bisa jadi teman belajar yang pas buat kamu! Cek dan langganan kelasnya sekarang!